Cegah Asusila dan Bolos, Satpol PP Awasi Fly Over di Madiun
Dua titik kawasan rawan yang ditengarai kerap dijadikan lokasi membolos dan praktik asusila dipantau serius Satpol PP Kota Madiun. Yakni, berada di bawah fly over dan akses jalan sepanjang bantaran Kali Madiun. Kami akan rutin patroli, sebab ada beberapa laporan terkait keresahan adanya yang bolos atau pacaran di kawasan itu, ungkap Kepala Satpol PP Bambang Subanto.
Continue reading
Category Archives: Berita Madiun
Polisi Selidiki Pajak Hotel di Madiun
Polisi Selidiki Pajak Hotel di Madiun
Adanya dugaan praktik pengusaha yang mbalela setorkan pajak hotel mulai diselidiki Unit Tipikor, Polres Madiun Kota. Kapolresta AKBP Adi Deriyan Jayamarta menegaskan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait adanya informasi masih minimnya penerimaan pendapatan dari sektor pajak dari hotel dan restoran di Kota Madiun.
Masih diselidiki apakah benar data pajak yang disetorkan sebesar itu, ungkap kapolresta.
Continue reading
Pemkot Madiun Bongkar Pasang Pejabat
Pemkot Madiun Bongkar Pasang Pejabat
Pejabat di lingkup Pemkot Madiun harus siap-siap digeser. Gerbong mutasi dan promosi dikabarkan segera bergerak. Tim Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) kabarnya mulai menggodok nama-nama pejabat bakal kena reshuffle.
Ketua tim Baperjakat, Maidi tidak menampik rencana mutasi bakal berjalan Februari ini. Apalagi, semenjak Kepala BPM KB dan KP kosong setelah Widwiono memilih pindah ke BKKBN dan kini berdinas di Jogjakarta. Kami upayakan selesai Februari menggodoknya, sebab ada yang sudah kosong, tegas Maidi.
Continue reading
RSBI SMAN 2 Kota Madiun Jalan Terus, Bangun Gedung Miliaran
RSBI SMAN 2 Kota Madiun Jalan Terus, Bangun Gedung Miliaran
Masih kualitas RSBI masih mengundang tanya, tak menyurutkan SMAN 2 Kota Madiun menyiapkan fasilias. Awal 2012, SMAN 2 digelontor dana dari Direktorat Pembinaan SMA Kemendukbud dan komite sekolah. Salah satunya untuk membangun gedung baru yang akan menyedot dana hingga Rp 5,6 miliar. “Dana sebagian kami peroleh dari pusat, serta komite dan alumni. Tahun ini rencananya ada tambahan dari pemkot,” ungkap Heru Patriawan, Kepala SMAN 2 Kota Madiun.
Continue reading
Ruang Bersalin RSUD dr Soeroto Ngawi Kumuh
Ruang Bersalin RSUD dr Soeroto Ngawi Kumuh
Pemandangan kumuh terlihat di ruang bersalin Wijaya Kusuma RSUD dr Soeroto Ngawi. Puluhan pengunjung terlihat menggelar tikar dan lesehan di depan ruangan. Ada yang sekadar duduk-duduk, ada juga yang tiduran. Bahkan, ada juga yang menjemur pakaian di pagar di depan ruang bersalin.
Puluhan pengunjung tersebut terpaksa memenuhi emperan ruangan tersebut karena minimnya tempat duduk di ruang tunggu pasien. Dan kondisi ini dikeluhkan oleh para pengunjung. “Kursinya hanya ada tiga pasang, sedangkan pengunjungnya puluhan orang,” keluh Gatut, salah seorang pengunjung dari Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro, kemarin.
Continue reading
67 Ribu Honorer Belum Tentu Dapat Tempat
67 Ribu Honorer Belum Tentu Dapat Tempat
Pelaksanaan rekrutmen CPNS baru tahun ini bisa jadi membuat 67 ribu tenaga honorer kategori I ketar-ketir. Pasalnya, mereka segera diangkat jika RPP Pengangkatan Honorer yang kabarnya sudah ada di lingkungan istana diteken Presiden SBY.
Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reforamasi Birokrasi (PAN-RB), Eko Prasodjo, mengatakan bahwa rekrutmen CPNS baru untuk formasi tertentu tidak termasuk dalam skenario pengangkatan honorer. “Ini berbeda. Formasi ini di luar rencana penerbitan PP untuk tenaga honorer,” ujarnya.
Continue reading
Kartu Jamkesmasda Bikin Bingung
Kartu Jamkesmasda Bikin Bingung
Kartu Jamkesmasda yang mulai dibagikan ke penerima sejak sepekan terakhir dinilai membingungkan petugas kelurahan. Pemicunya, dalam kartu itu tidak ada alamat yang mencantumkan RT dan RW. Yang ada, hanya nama jalan dan nomor, kecamatan dan kelurahan serta gang. Salah satu yang bingung saat distribusi adalah pegawai di Kelurahan Klegen, Kartoharjo. “Karena itu (tanpa RT dan RW, Red) kami kebingungan saat proses distribusi. Jadi terpaksa molor karena harus memilah dulu,” tutur Lurah Klegen, Arie Kusdewanto.
Continue reading
Plafon Jatuh Timpa Siswa TK Dharma Wanita Kota Madiun
Plafon Jatuh Timpa Siswa TK Dharma Wanita Kota Madiun
Bersamaan dentuman keras mirip ledakan bom sekitar pukul 08.30 WIB, kemarin, siswa TK Dharma Wanita Josenan, di Jalan Tilam Upih, Taman, Kota Madiun ikut geger. Sebab, satu petak plafon di ruang kelas B-2 ambrol dan menimpa empat siswa.
Rama Adi Saputra, 6, salah seorang siswa yang menjadi korban mengatakan, peristiwa terjadi saat belajar menggambar di kelas. Mendadak jendela ruang kelas bergetar.
Tak berselang lama, punggungnya serasa kejatuhan benda yang awalnya dianggap genteng. Tapi, setelah dicek ternyata satu petak plafon. “Saya kena punggung rasanya panas, terus diberi minyak tawon Bu guru,” ujar Rama.
Saat ditunjukkan, ada luka memar di punggung Rama. Dia mengaku, saat kejadian cukup kaget. Tiga temannya juga kejatuhan plafon yakni Sadewa, Bintang dan Reza. Lokasi duduknya berada di belakang bangku Rama. “Dewa dan Bintang itu kejatuhan kepalanya. Dewa nangis terus diantar pulang,” ujarnya.
Meski kejatuhan plafon, tidak ada luka serius dari keempat bocah itu. Kepala Dinas Dikbudpora Kota Madiun, Sukarman dikonfirmasi mengatakan belum ada laporan terkait peristiwa tersebut. Hanya, pihaknya berjanji segera menindaklanjuti. Satu petak plafon yang rusak akan dikoordinasikan dengan Kelurahan Josenan untuk penggantian. “Kami cek dulu sepeti apa kondisinya,” ungkapnya.
Sukarman menambahkan, koordinasi juga akan dilakukan dengan dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Jika memerlukan perawatan khusus, bakal diberi bantuan. Yang penting, lanjutnya, kondisi psikis siswa TK tetap terjaga. “Kami carikan solusi agar tidak trauma dan tetap mau bersekolah,” ujarnya.
JPNN
Warga Protes Jamkesmasda bagi warga miskin Kota Madiun
Warga Protes Jamkesmasda bagi warga miskin Kota Madiun
Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah (Jamkesmasda) bagi warga miskin Kota Madiun dituding tidak tepat sasaran. Kondisi itu memantik reaksi sejumlah warga Kelurahan Josenan. “Pendataannya itu tidak sesuai dengan kondisi lapangan, masak yang miskin dibiarkan, malah anggota polisi yang dikasih,” kata Wage, ketua RT 14/8 Josenan, Taman.
Continue reading
Rp 3 M Setahun untuk Politeknik Madiun
Rp 3 M Setahun untuk Politeknik Madiun
Duit Rp 3 miliar harus dirogoh pemkot untuk proses pra penegerian Politeknik Madiun. Besaran dana itu, berdasar informasi yang diperoleh tim penegerian poltek Pemkot Madiun saat berkonsultasi ke Pemkot Balikpapan dan Poltekba (Politeknik Balikpapan). “Maju mundurnya ya itu (Rp 3 miliar, Red), untuk kebutuhan operasional pra penegerian,” ungkap Sekda Kota Madiun, Maidi, anggota tim penegerian poltek, di Balikpapan, kemarin.
Continue reading