Setelah melakukan rangkaian kunjungan kerja di Jawa Timur, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan mampir ke kampung halamannya, Pacitan, Rabu (31/3). Tidak ada agenda khusus dalam kunjungan kali ini. SBY hanya akan melakukan ziarah ke makam ayahandanya R Soekotjo di taman makam pahlawan Bunga Bangsa. Setelah menginap semalam di rumah dinas Bupati Pacitan, Kamis (1/4) pagi kembali ke Jakarta.
Meski demikian Bupati Pacitan H Sujono telah mempersiapkan paparan terkait perkembangan berikut tantangan yang ada wilayahnya. Hingga saat ini, salah satu daerah tertinggal di Indonesia ini masih menghadapi tiga permasalahan pokok. Yakni, masih tingginya angka kemiskinan, pengangguran dan masih rendahnya pertumbuhan ekonomi.
Data tahun 2006 menunjukkan angka kemiskinan 26,94 persen. Sedangkan angka pengangguran 6,91 persen. Angka indeks pembangunan manusia (IPM) angka 69,8. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi hanya sebesar 4,27 persen. ”Kondisi alam yang bergunung, menjadi salah satu faktor,” jelas bupati.
Guna mengatasi persoalan itu, pemkab mencanangkan program Gerakan Membangun Ekonomi Masyarakat (Gerbang Emas), dengan tetap mengacu pada RPJMD 2006-2011. Dalam pelaksanaannya, ada 11 pilar program. Di antaranya, optimalisasi pengelolaan sumber daya alam dan pengembangan potensi wilayah, mendorong peningkatan penanaman investasi dan menumbuhkembangkan industri pengolahan hasil. Selain itu, pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar dan sarana ekonomi serta pembangunan infastruktur jalan lintas selatan terus dikebut.
Di sisi lain, peningkatan akses dan layanan kesehatan, pendidikan dasar, ketersediaan pangan, permodalan terus dipenuhi. Hingga akhirnya bermuara pada pengembangan kesempatan kerja dan mendorong partisipasi masyarakat dan dunia usaha. Hasilnya, dalam kurun empat tahun terakhir, angka kemiskinan turun menjadi 17,98 persen. Angka pengangguran juga turun menjadi 1,32 persen. Sedang IPM meningkat menjadi 71,23. Begitu juga pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan menjadi 6,06 persen. ”Berbagai prestasi baik di bidang pemerintahan, kehutanan, perkebunan, pertanian, pendidikan dan bidang lainnya berhasil diraih.” Lebih lanjut, bupati mengatakan saat ini ada sejumlah proyek nasional yang tengah digarap. Di antaranya, proyek PLTU Sudimoro, yang ditargetkan selesai pembangunannya tahun 2010 ini. Selain itu, rencana pembangunan pelabuhan barang dan niaga, di Teluk Nggelon, Desa Plumbungan, Kecamatan Kebonagung.
Begitu juga rencana pembangunan terminal bus tipe A, yang juga dimulai tahun ini. Sementara itu, pengembangan bioenergi berbahan baku singkong sudah ada kesepakatan PT Bakrie Sumatera Plantation. Rencananya, lokasi pabrik di Desa Bolosingo, Kecamatan Pacitan. ”Insya Allah pembangunan pabrik akan di mulai pada tahun 2010 ini.”
Sedang pembangunan sarana infrastruktur dasar dan ekonomi juga menjadi prioritas. Terbukti, dengan selesainya pembangunan Pasar Minulyo Baleharjo dan juga pasar tradisional di Kecamatan Sudimoro dan Ngadirojo.
Terkait pemberdayaan dan pelayanan, pemkab menggulirkan Tilik Warga Gerbang Emas Terpadu (Tiga Gerdu). Kegiatan rutin sebulan sekali itu digilir ke seluruh pelosok pedesaan. Selain untuk menampung aspirasi masyarakat, juga disediakan kegiatan pelayanan terpadu. Tujuannya untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Seperti pelayanan administrasi kependudukan, perizinan, KB, kesehatan, perpustakaan, pasar murah dan lain-lain.
Karena itu, bupati optimistis ke depan persoalan kemiskinan, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi akan mampu diatasi. Terlebih, Pacitan memiliki potensi alam melimpah. Baik kehutanan, pertanian, pariwisata dan sebagainya.
JPNN