Thursday, July 29, 2010 22:33

Wali Kota Madiun soal Defisit APBD 2010

Oleh portal madiun pada Tuesday, February 9, 2010, 21:46

Meski APBD 2010 defisit Rp 34 miliar, Wali Kota Madiun Bambang Irianto tetap pede dan menjamin keuangan aman. Orang nomor satu di jajaran pemkot itu menegaskan tak ada pemangkasan anggaran. Defisit juga tak menggangu tiga masalah utama yang menjadi fokus kepemimpinannya. Yakni, kesehatan, pendidikan dan kemiskinan. ”Kalau nggak aman yo mosok wani (defisit, Red),”ujar Bambang Irianto, kepada Radar Madiun, kemarin (8/2).

Bambang tak menampik, munculnya angka defisit itu ada hubungannya dengan pembangunan Pasar Besar Madiun (PBM). Dikatakan, PBM membutuhkan anggaran yang besar. Tapi, eksekutif sudah melakukan kajian kemampuan keuangan. Strategi lain yang diterapkan adalah membuat model proyek itu multiyears. ”Kami tidak memaksakan untuk utang. Tidak harus cari pinjaman, PBM sudah bisa berjalan dibangun,” tambahnya.

Bambang membeberkan pertimbangan lain soal penerapan multiyears. Yakni, sebagai antisipasi di tahun pertama ada kendala force majeure atau tidak. Dengan multiyears, katanya, pembangunan lebih save dan tidak berisiko ”Kami bermain aman, siapa tahu ada force majeure,” tambah wali kota.

Bagaimana cara menutup defisit? Bambang mengandalkan pada Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa). Dikatakan, Silpa tak hanya berkonotasi jelek dengan adanya anggaran satuan kerja (satker) yang tak terserap. Silpa, katanya, cenderung hasil efisiensi yang dilakukan tahun 2009. Bambang mencontohkan, sisa dari anggaran lelang. ”Kami berikan pengawasan yang ketat sehingga tidak ada pemborosan. Itu bukan tidak terserap tapi kita lebih efisien. Kalau tidak melakukan efisiensi ya berat,” paparnya.

Dia menambahkan, tim anggaran eksekutif sudah bekerja ekstra menyusun anggaran. Saat perjalanan penyusunan APBD, tim anggaran sudah mengukur kemampuan yang dimiliki. ”Tim anggaran itu tidak ngawur dalam menyusun anggaran,” tegasnya.

Soal progress report pembangunan PBM, Bambang menyatakan sudah berjalan. Meski muncul kendala ringan, yakni turunnya hujan. Tapi dia menegaskan, bakal terus memantau dan meminta pelaksana tidak terlambat dalam pengerjaan. ”Setiap pagi sebelum ke kantor saya sering mampir dulu memantau lokasi. Kalau ada yang kurang ya saya tegur langsung,” jelasnya.

Di bagian lain, Trubus Reksodirjo, Kepala Dinas PU Kota Madiun menegaskan proyek terus berjalan sesuai schedule. Dia tak menampik saat ini pembangunan terkendala hujan. Tapi, itu tidak berpengaruh signifikan. ”Kalau hujan itu wajar kan memang musimnya. Beda jika terjadi force majeure, itu baru kendala besar. Saat ini kami masih dalam tahapan menyiapkan tower,” jelasnya.

Anggota komisi II DPRD Ngedi Trisno Yhusianto dikonfirmasi soal Silpa mengatakan, sisa lebih itu bakal diketahui Maret. Atau, bersamaan dengan hasil audit BPK keluar. Politisi PKB ini sependapat dengan wali kota bahwa keuangan aman. ”Iya masalahnya tren Silpa kita itu bagus,” jelasnya.

Dikatakan, defisit angaran tahun ini memang lebih besar daripada tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp 26 miliar.

Bagaimana mengubah blog WordPress menjadi MESIN UANG yang MEMATIKAN !! Tutorial komplit dilengkapi Software dan Script Siap Pakai SEO Complete Guide for Wordpress Instant Internet Business Ideas



Beri Tanggapan